Jumat, 22 Mei 2009

BANYAK TEMAN, BANYAK REJEKI

Anda pasti sering dengar pepatah ”Banyak anak banyak rejeki.” Nah, kalau saya sih…”Banyak teman banyak rejeki!

Dalam bisnis internet, punya banyak teman online itu berkah. Ya, mereka adalah sumur uang saya. Ini sangat membantu perkembangan bisnis saya. Dan yang lebih mengenakkan, banyak sekali keuntungannya.

Relasi-relasi online biasanya melakukan dua hal utama. Pertama, hanya mengunjungi situs saya dan melakukan pembelian. Dengan cara ini mereka telah membantu saya mendapat penghasilan. Dan, biasanya saya akan menginvestasikan lagi penghasilan tadi.

Kedua, mereka mempublikasikan situs saya. Wah, ini dia yang paling menguntungkan. Mereka akan merekomendasikan situs saya pada orang-orang lain. Promosi gratis dari mulut ke mulut membuat situs saya populer. Produk-produk saya otomatis ikut terkenal dan laris. Amin…

Iklan dan promosi itu perlu. Syukur-syukur kalau Anda bisa beriklan terus-menerus. Tapi, biasanya Anda akan memberikan alokasi dana yang terbatas. Maklum, beriklan kan tidak gratis. Jadi, iklan ini tergantung pada pemasukan yang Anda peroleh. Dengan kata lain, situs dan produk Anda harus ada yang terus beli kan? Tapi, bagaimana mau beli ya kalau promosinya tersendat?

Bagaimana solusinya?

Anda kan tidak bisa memaksa setiap orang untuk tahu tentang bisnis situs Anda. Yup! Lagi-lagi Anda harus bersyukur punya teman-teman online. Mereka bisa melakukan hal yang tidak bisa dilakukan iklan.

Situs Anda yang sudah kadung terkenal, jadi andalan anda. Ingat, ini gara-gara kemampuan manusia yang bisa meyakinkan manusia lain. Mereka yang sudah membuktikan kualitas situs anda akan terus percaya pada anda. Dan kepercayaan ini menjadi garansi bagi calon-calon pelanggan yang baru. Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk iklan. Karena Anda pasti sudah memiliki pelanggan-pelanggan setia.
Luar biasa! ini terjadi karena brand anda sudah mendapat tempat di hati mereka.

Menarik minat orang itu penting namun tidak mudah. Tidak ada minat dari orang lain sama saja situs anda tidak akan laku. Tentunya, anda tidak ingin yang demikian terjadi bukan? Makanya, sering sekali kita dengar nasihat-nasihat marketing untuk terus menarik pelanggan. Dan, pada waktu bersamaan, anda harus memelihara brand agar terus diingat sebagai yang terbaik. Jadi nanti anda tidak perlu khawatir, keuntungan akan terus mengalir.

3 Langkah Mudah Mengembangkan Bisnis di Internet

Ada tiga cara yang biasanya saya lakukan untuk mendapatkan teman sehingga bisnis internet saya terus berkembang dan menguntungkan. Anda boleh menyontek:

  1. Rebut perhatian. Ciptakan sebuah pertunjukan. Tampil beda. Demonstrasikan integritas anda. Dan, kembangkan gaya anda sendiri. Ingat, tujuan anda adalah terus mengembangkan bisnis anda dan seluruh dunia harus tahu tentang bisnis anda.
  2. Jual diri anda. Mengapa pelanggan memilih situs anda? Bukan milik pesaing? Mengapa teman-teman anda memilih menjadi pelanggan blog anda? Apa yang membuat mereka bertahan? Dan yang lebih penting, masalah apa saja yang sudah anda pecahkan? Website anda sebaiknya memuat kebutuhan-kebutuhan spesifik. Jika tidak, ciptakan suatu masalah. Dan buat solusinya sendiri. Jual diri anda. Maksudnya, populerkan pada orang-orang bahwa andalah satu-satunya orang yang bisa mengatasi masalah itu. situs anda harus jadi situs yang penting dan tak tergantikan.
  3. Jagalah pendukung. Pelanggan itu biasanya tidak bisa langsung percaya pada situs kita. Kepercayaan itu datang sedikit demi sedikit. Untuk membuatnya lebih cepat, bergaulah dengan baik. Oya, bagaimana caranya mendapatkan pelanggan setia? Kuncinya, jual saja ide-ide, filosofi dan konsep-konsep. Jangan melulu produk. Kedermawanan, integritas, dan konsistensi juga harus dijalankan.

Langkah-langkah di atas sangat penting. Terapkan dan yakinlah, bisnis internet anda akan terus berkembang.

Anda tahu Markus Frind? Pengusaha asal Kanada yang punya situs PlentyofFish.com. Website terbesar di dunia yang tamunya adalah para pencari jodoh. Tahun 2006 lalu, dari situs yang sepertinya sepele ini, Markus bisa mengantongi $10,000 per hari! Berapa ya penghasilannya dalam satu tahun? Kita pasti iri… $5 sampai 10 juta dolar!

Wow! Fantastis!

Mau seperti Markus? Ayo kita tingkatkan kualitas situs kita. Dan, terus jalin relasi online. Pasti kita bisa menjaring banyak ikan seperti Markus.

MEMBONGKAR 5 MITOS KESUKSESAN

Apa anda percaya mitos?

Maksud saya bukan mitos-mitos aneh di sekitar lingkungan anda tinggal, tapi mitos-mitos seputar kesuksesan.

Banyak yang bilang untuk menjadi sukses itu tidak mudah. Saya jadi ingat apa kata tetangga saya, “kalau orangtuanya kaya, anaknya pasti nggak akan miskin.”

Nah, kalau orangtuanya miskin, apa anaknya tidak bisa kaya?

Wah, repot kalau begitu…

Dari beberapa buku bisnis yang saya baca, memang kadang beberapa disebutkan soal mitos-mitos kesuksesan. Tapi, menurut saya untuk pebisnis internet, tidak semua mitos itu boleh kita percaya. Saya coba memahami mitos-mitos itu dan menyesuaikannya dengan bisnis internet.

Mitos 1: Anda harus punya karisma

Anda sudah merasa punya karisma? Hehe…berarti anda memang calon orang sukses. Benarkah?

Apabila anda perlu berhubungan langsung dengan mitra dan klien, karisma memang membantu. Maksudnya, karisma anda bisa meluaskan jaringan bisnis. Sikap rendah hati dan empati merupakan salah satu jurus ampuh dalam membangun relasi.

Tapi, untuk hal-hal yang berhubungan dengan pengembangan brand atau pelayanan website, karisma tidak lagi penting. Sebenarnya, yang lebih tepat punya karisma itu orang-orang pemasaran.

Mitos 2: Anda harus mampu melihat masa depan

Eit..eit…ini maksudnya bukan jadi peramal.

Mitos ini mungkin ingin menjelaskan kalau seorang pebisnis itu harus mampu memprediksi situasi pasar ke depan. Tapi, saya pikir kemampuan memprediksi ini tidak bisa benar-benar menghasilkan uang.

Anda tidak selamanya perlu menciptakan peluang. Mulai saja bisnis anda dan bentuk peluang itu. Lalu ciptakan produk yang bagus dan sedang dibutuhkan. Produk anda pasti akan terkenal dengan sendirinya. Daripada memikirkan cara menciptakan hal besar, lebih baik kuasai hal-hal kecil yang bisa dilakukan sekarang juga.

Anda setuju dengan saya?

Mitos 3: Berani sakit hati

Katanya, apapun kritikan yang disampaikan pelanggan harus anda terima. Memang ada benarnya sih… Bagi pebisnis internet, kritikan pedas sekalipun harus didengarkan baik-baik.

Meskipun kritikan itu untuk hal-hal sepele, kalau anda tidak tanggapi serius bisa mempengaruhi penghasilan situs anda. Jadi, jangan cuekin kritik dan saran dari pengunjung ya…

Mitos 4: Anda harus berani ambil resiko besar
Jangan berbisnis di bidang yang tidak anda kuasai sama sekali. Ya, saya setuju. Paling tidak ini mengurangi resiko kegagalan.

Karena, usaha dengan resiko besar itu ada syaratnya. Setidaknya anda punya modal yang cukup. Minat dan kemampuan di bidang usaha itu juga wajib anda miliki. Jadi anda bisa mengatasi pesaing sekaligus menjawab tantangan pasar.

Mitos 5: Anda harus punya semangat yang membara

Anda harus punya semangat luar biasa untuk jadi orang kaya. Menurut saya, yang satu ini memang penting untuk motivasi. Anda perlu tanamkan dua hal dalam pikiran anda: kekuasaan dan kemakmuran.

Yakinlah bahwa situs dan blog bisa jadi ladang uang. Asal anda tetap punya hasrat untuk jadi orang kaya. Anda pasti bisa menggenggam Kemakmuran dan Kekuasaan.

Tapi, anda kadang juga perlu mengikuti kata hati anda. Karena bisnis itu tidak melulu tentang uang. Jika terus berlari mengejar kesuksesan, bisa gawat! Anda bisa cepat lelah. Ada saatnya kita perlu istirahat sejenak. Tak perlu terlalu ngoyo…

Ternyata, tidak semua mitos itu bisa kita telan mentah-mentah ya? Dan, apa yang anda peroleh setelah membaca artikel ini? Bertambah semangat untuk jadi orang kaya? Mari kita kaya bersama-sama….

BAGAIMANA MENGELOLA BISNIS INTERNET

Resiko dan sukses itu ibarat madu dan lebah. Keduanya berjodoh. Yang satu terkait dengan yang lainnya. Jika anda mau mendapatkan madunya, anda harus mau ambil resiko tersengat lebah. Kalau anda tak mau tersengat namun tetap ingin mendapatkan madunya, anda bisa menggunakan pakaian khusus yang menutupi tangan dan wajah anda. Itulah yang disebut mengelola resiko atau yang biasa disebut dengan istilah manajemen resiko.

Kalau di bisnis internet bagaimana mengelola resikonya?

Yang perlu diketahui, dalam bisnis apapun, baik bisnis internet maupun non-internet, resiko itu mutlak ada. Tak bisa sama sekali dihilangkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalkannya. Agar kita bisa mengelola resiko, menerapkan manajemen resiko dalam bisnis internet perlu dilakukan.

Dalam sistem manajemen resiko, kurang lebih ada empat tahapan sebagai berikut:

  1. Mengenali resiko. Kita harus tahu resiko-resiko bisnis yang mungkin terjadi. Apa saja kira-kira resiko bisnis internet anda? Resiko berupa produk tak laku, resiko produk dibajak, resiko rugi karena tak balik modal, dan resiko apa lagi lainnya? Ayo mari temukan.
  2. Menghitung resiko. Setelah kita kenali resiko-resiko yang mungkin terjadi, baru kita hitung resiko tersebut. Berapa besar kira-kira uang yang lenyap akibat resiko itu? Kalau untuk membangun bisnis internet memang tak butuh uang banyak. Namun resiko kerugian yang ditimbulkan bisa jauh lebih besar. Artinya potensi penghasilan yang bisa diraup hilang begitu saja akibat tak terkontrolnya resiko-resiko tersebut. Misalkan berapa kerugian akibat produk anda dibajak. Atau misalkan saat situs web anda tak bisa diakses, berapa banyak orang yang mungkin awalnya berniat bergabung menjadi tertunda. Dengan menghitung resiko tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan anda dalam melakukan prioritas penanganan resiko bisnis.
  3. Menyiapkan strategi dan menerapkannya. Selanjutnya tinggal menyiapkan strategi dan menerapkannya. Kalau resikonya adalah produk anda dibajak, tentu anda harus siapkan pengamanan yang memadai untuk produk anda. Agar situs web anda tak beresiko mudah down, salah satu strateginya tentu anda perlu memilih web hosting berkualitas.
  4. Memantau resiko. Untuk mempermudah memantau resiko, sangat baik kalau anda buat daftar resiko bisnis internet anda. Upayakan terus agar resiko itu bisa diminimalisir. Cari cara baru agar resiko itu terus bisa diperkecil. Jangan ragu melakukan perubahan kalau strategi yang anda lakukan tak berhasil seperti yang diharapkan.

Itulah langkah-langkah yang bisa anda jalankan dalam melakukan manajemen resiko bisnis internet. Sekali lagi saya tegaskan resiko sama sekali tak bisa dihilangkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalisirnya. Dan mau tak mau, seperti kata Mas Fadly, resiko harus kita hadapi. Untuk menghadapinya, kata Mas Iwan kita membutuhkan keberanian.

Tak ada yang perlu ditakuti dari resiko. Resiko juga bukan untuk dihindari. Sebab dalam setiap gerak kita resiko selalu melekat. Yang penting, selama resiko itu ada dalam kontrol anda, percayalah bisnis internet anda berada dalam jalur yang benar untuk menapak kesuksesan.

Kenali resiko, kelola, dan terus maju berbisnis internet!

Tanpa resiko, hidup kita jadi kurang menantang juga kan?

Jumat, 03 April 2009

Profil koe

Nama : Wahyudin Budiutomo
TTL : Jombang, 28 Juli 1967